Ukir Prestasi di Bidang Kebahasaan: Mahasiswa FIP UNUHA Juarai Dubas 2026.

SUKARAJA, OKU Timur, 30 Oktober 2026 – Universitas Nurul Huda (UNUHA) menyelenggarakan pemilihan Duta Bahasa UNUHA 2026 sebagai upaya mengembangkan kompetensi kebahasaan mahasiswa sekaligus mempersiapkan perwakilan universitas untuk mengikuti ajang Duta Bahasa tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Dalam kegiatan tersebut, Kurniani, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) semester 5, dan Maulana Prasetyo, mahasiswa Program Studi Pendidikan Fisika semester 3, berhasil terpilih sebagai Duta Bahasa UNUHA 2026.

Rangkaian kegiatan seleksi hingga penganugerahan berlangsung selama tiga hari, yakni Rabu hingga Jumat, 28–30 Oktober 2026, bertempat di Aula Kampus A Universitas Nurul Huda. Kegiatan ini diikuti oleh 15 mahasiswa yang berasal dari lima program studi, yaitu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Ekonomi (PE), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Pendidikan Fisika (PF), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI). Adapun 15 mahasiswa yang mengikuti pemilihan Duta Bahasa UNUHA 2026 adalah Kurniani (PBSI), Nurma Andriani (PE), Pingki Putri Fedita (PE), Ahmad Wisnu Adi Santos (PBSI), Muhammad Ibnu Atho’Illah (PBI), Mutiara Aulia Agustina Rianto (PF), Riska Safa Sasmita (PE), Raisya Nurdiana (PE), Selpi (PBI), Eca Tria Sapitri (PGMI), Puji Rahayu (PE), Dias Saputri (PGMI), Refi Arsindi (PBSI), Risa Selviana Putri (PGMI), dan Maulana Prasetyo (PF).

Hari pertama kegiatan, Rabu 28 Oktober, seluruh peserta mengikuti tahap unjuk bakat untuk menampilkan kemampuan, kreativitas, dan potensi yang dimiliki. Selanjutnya, pada Kamis 29 Oktober, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Krida, yaitu penyampaian gagasan dan program yang berkaitan dengan pengembangan kebahasaan. Dalam setiap tahapan seleksi, peserta dinilai oleh dewan juri yang berasal dari internal maupun eksternal Universitas Nurul Huda.

Pemilihan Duta Bahasa ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian persiapan UNUHA dalam menghadapi pemilihan Duta Bahasa tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Melalui kegiatan tersebut, universitas berupaya menjaring mahasiswa yang bukan hanya memiliki kemampuan berkomunikasi, tetapi juga mempunyai wawasan, kreativitas, dan kepedulian terhadap pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, serta penguasaan bahasa asing. Duta Bahasa diharapkan mampu menjadi representasi generasi muda dalam mengembangkan budaya literasi dan menjaga keberagaman bahasa.

Puncak kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026 dalam acara Penganugerahan Duta Bahasa UNUHA 2026. Acara tersebut diawali dengan sambutan Ketua Pusat Layanan Bahasa Unuha, Ibu Dwi Andriani, M.Pd., dan Pengarahan sekaligus menutup kegiatan oleh Rektor Universitas Nurul Huda, M. Fathoni, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, para peserta terpilih menerima hadiah dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian dan kemampuan yang telah ditunjukkan selama proses seleksi.

Selain penganugerahan Duta Bahasa, kegiatan ini juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa alumni yang berhasil memperoleh nilai tinggi dalam tes Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dan NHEAT. Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi universitas terhadap mahasiswa yang telah menunjukkan capaian dalam bidang kompetensi kebahasaan.

Melalui penyelenggaraan Duta Bahasa UNUHA 2026, diharapkan muncul generasi mahasiswa yang mampu menjadi penggerak penggunaan bahasa Indonesia yang baik, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing. Terpilihnya Kurniani dan Maulana Prasetyo diharapkan menjadi langkah awal untuk membawa nama Universitas Nurul Huda dalam ajang Duta Bahasa tingkat Provinsi Sumatera Selatan sekaligus memperluas kontribusi mahasiswa dalam pengembangan kebahasaan di lingkungan kampus dan masyarakat.